Nylon vs Polyester: Bahan Mana yang Lebih Baik?

Nylon vs Polyester: Bahan Mana yang Lebih Baik?

Sepintas, nylon dan polyester memang banyak sekali kemiripannya. Salah-salah, kita bisa menyangka kedua bahan ini merupakan bahan yang sama. Padahal, meskipun mirip, kedua bahan ini memiliki perbedaan tersendiri, baik dari segi karakteristik, ketahanan, maupun berat bahannya.

Seperti apa saja perbedaannya? Yuk, simak baik-baik pembahasannya berikut ini.

Perbedaan Karakteristik Nylon vs Polyester

Bahan nylon ditemukan pada tahun 1930an dan dikomersilkan pada tahun 1940an, sedangkan bahan polyester pada tahun 1940an dan dikomersilkan pada tahun 1950an. Kedua bahan ini mulai populer setelah Perang Dunia ke-2 karena stok bahan tekstil alam (seperti sutra) mulai sulit dan harganya pun cukup mahal.

Secara kimia, kedua bahan ini berasal dari olahan minyak bumi. Olahan minyak bumi ini kemudian dibuat menjadi pelet plastik kecil-kecil, dan digabung menjadi benang-benang panjang. Seperti halnya pembuatan kain berbahan dasar dari alam, benang-benang yang panjang ini kemudian dianyam hingga menjadi kain.

Karena memiliki bahan dasar yang sama itulah polyester dan nylon mirip, baik dari segi sifat maupun tampilannya. Berasal dari plastik membuat keduanya sama-sama mudah terbakar, sulit menyerap keringat, dan keduanya anti kerut. Namun, secara karakteristik, perbedaan karakteristik keduanya antara lain sebagai berikut:

  • Nylon hanya digunakan pada jenis bahan pakaian tertentu (seperti stoking, pakaian dalam, pakaian renang, maupun jas hujan), dan digunakan secara lebih luas sebagai bahan baku industri dan furnitur (karpet, sprei, dan lainnya). Adapun polyester lebih banyak digunakan sebagai bahan baku pakaian (hampir semua jenis pakaian) dibandingkan sebagai bahan baku industri.
  • Nylon lebih tahan satu tingkat lebih baik terhadap abrasi dan bahan kimia dibandingkan polyester.
  • Nylon terlihat lebih mengilap dibandikan polyester.
  • Polyester lebih unggul menghadapi sinar UV dibandingkan dengan nylon.
  • Secara keramahan lingkungan, polyester lebih unggul karena bisa didaur ulang. Sedangkan nylon kurang ramah lingkungan dan hanya bisa satu kali pakai.

Perbedaan Daya Tahan Nylon vs Polyester

nylon vs polyester

Secara daya tahan, bahan nylon jauh lebih tahan lama dan kuat dibanding bahan polyester. Namun, polyester lebih kuat terhadap abrasi dibanding nylon. Kurangnya daya tahan terhadap abrasi tidak menjadikan nylon kurang awet, namun warna nylon terkesan lebih cepat pudar.

Jadi, bahan mana yang lebih baik? Semuanya tergantung kebutuhan Anda. Nylon yang terasa lebih halus cocok sebagai bahan untuk pakaian dalam, pakaian renang, maupun pakaian yoga. Namun, polyester lebih cepat kering dibandingkan nylon, dan memakai pakaian polyester cocok untuk Anda yang akan beraktivitas fisik seperti berlari, bermain bola, basket, dan lainnya.

Namun, teknologi bisa saja membuat kedua bahan tersebut berinovasi. Dengan teknologi terkini, polyester jenis tertentu sama lembutnya seperti nylon. Dengan teknologi pula, nylon berimprovisasi agar mampu mengering lebih cepat.

Jika Anda tertarik ingin memilih salah satu bahan di atas sebagai bahan tas, Anda bisa langsung menghubungi Pabrik Tas Bandung. Jika masih kurang yakin dengan pilihan bahan, Anda bisa berkonsultasi sebelum memutuskan. Pabrik Tas Bandung dikenal karena kualitas, harga yang kompetitif, dan beragam jenis tas yang bisa Anda pilih.

 

Perbedaan Bahan Cordura vs Polyester: Perbandingan Karakteristik, Jenis, dan Harga

Perbedaan Bahan Cordura vs Polyester: Perbandingan Karakteristik, Jenis, dan Harga

cordura vs polyester bag

Saat memutuskan akan memakai bahan apa untuk tas maupun item fashion lainnya, Anda pasti terlebih dulu mengenali bahan atau membandingkan bahan satu dengan lainnya. Mungkin Anda juga bertanya-tanya, mana bahan yang lebih baik? Cordura atau Kanvas? Cordura atau Polyester?

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbandingan antara bahan Cordura dan Polyester, baik dari segi karakteristik bahan, variasi jenis, keunggulan masing-masing bahan, hingga perbandingan harganya. Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Karakteristik Cordura vs Polyester

Cordura merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk tas, terutama tas outdoor, tas kerja, maupun tas laptop. Namun, polyester juga tidak kalah populer sebagai bahan tas dan pakaian. Polyester juga sering kali menjadi bahan dalam pembuatan seprei, karpet, sofa, selimut, dan tali makrame.

Cordura merupakan bahan kain campuran dari katun, nilon, dan polyester. Proses pembuatannya cukup rumit karena memiliki campuran bahan kimia tersendiri dan

Berikut ini perbandingan karakteristik bahan cordura vs polyester:

Karakteristik Bahan Cordura

Sifat dan karakteristik bahan cordura yaitu:

  • Memiliki serat kain yang rapat.
  • Kainnya tebal dan tidak menerawang.
  • Anti air (waterproof).
  • Anti sobek (tear resistant).
  • Meskipun tebal, namun sifat bahan cukup ringan.
  • Bersifat panas.
  • Bertekstur agak kasar.
  • Agak sulit untuk di-print maupun di-emboss.

Dengan karakteristik di atas, bahan cordura cocok untuk tas yang akan dipakai di situasi ekstrim, di segala cuaca, dan kurang cocok jika ingin dipasang sablon/emboss.

Karakteristik Bahan Polyester

Sifat dan karakteristik bahan polyester antara lain:

  • Tidak mudah berkerut.
  • Cepat kering.
  • Mudah terbakar.
  • Dapat menahan panas tubuh.
  • Dapat menimbulkan iritasi.
  • Sangat ringan.
  • Kuat dan lentur.
  • Serat kain yang rapat, namun cenderung lebih longgar dibanding cordura.
  • Lebih mudah disablon.

Dengan karakteristik yang lebih mudah di sablon, polyester bisa menjadi pilihan bahan bagi Anda yang ingin membuat tas suvenir perusahaan, suvenir tempat wisata, suvenir even, maupun gambar keperluan usaha Anda.

Variasi Jenis Cordura vs Polyester

Baik bahan cordura maupun polyester, keduanya terbagi lagi pada tipe bahan dan juga jenis-jenisnya yang tergantung pada karakteristik serta tujuan aplikasi bahannya. Jadi, apa saja tipe dan jenis-jenis bahan cordura maupun polyester?

Variasi Jenis Bahan Cordura

Berdasakan tipe bahannya, coordura memiliki beberapa rentang ukuran. Dibuat dari nilon bertekstur air jet, cordura memiliki rentang ukuran 330D, 500D, 700D, hingga 1000D. D merupakan kepanjangan dari Denier, satuan ketebalan dalam benang atau tekstil. Dari angka tersebut, bisa dilihat bahwa cordura dengan grade terbaik adalah cordura 1000D. Secara harga, cordura 1000D juga lebih mahal.

Selain jenis cordura berdasarkan ukuran di atas, berikut ini variasi jenis cordura, antara lain:

1. Cordura Classic Fabric. Tersedia dalam ukuran 330D, 500D, 700D and 1000D, cordura klasik ini merupakan cordura standar dengan karakteristik anti air, anti sobek, tahan terhadap abrasi, dan bisa dilaminasi sesuai dengan kebutuhan.

2. Cordura Baselayer Fabric. Cordura baselayer fabric merupakan cordura yang kuat terhadap panas, dingin, dan gangguan cuaca lainnya. Memiliki karakteristik yang ringan, lembut, lentur, dan enam kali lebih kuat terhadap abrasi dibanding katun. Nyaman dipakai, menyerap kelembaban lebih cepat, dan mampu melindungi dari cidera maupun api.

3. Cordura AFT Fabric. Cordura AFT Fabric memiliki karakteristik yang dingin, memudahkan kulit untuk bernapas, kuat, ringan, tahan sobek, dan juga anti air. Bahan ini biasanya digunakan untuk bagian luar sepatu maupun sandal.

4. Cordura Ballistic Fabric. Cordura jenis Ballistic Fabric memiliki karakteristik tenun yang rapat dan kuat, dibuat anti sobek serta tahan abrasi untuk keperluan militer. Kain ini juga bisa dilaminasi, dan ideal sebagai bahan untuk tas, ransel, serta sepatu.

5. Cordura HP Fabric. Cordura jenis ini kasar, tahan tahan terhadap sobekan, tahan air dan memiliki ragam motif dan warna. Cordura jenis ini juga bisa di-print, dan anti air serta sudah dilaminasi.

6. Cordura Lite/Lite Plus Fabric. Cordura Lite/Lite Plus Fabric didesain ringan namun kuat, anti air, halus, serta sangat cocok sebagai bahan tas pakaian maupun tas yang muat banyak.

7. Cordura Canvas. Cordura ini juga memiliki sifat tahan abrasi, dengan daya tahan luar biasa, namun tetap stylish. Kekuatannya didesain agar bisa dipakai sebagai bahan baku tas outdoor, tas berburu, tas kerja, maupun tas travelling.

8. Cordura Denim Fabric. Seperti kain denim/jeans, namun cordura ini lebih tahan lama dibanding jins berbahan katun. Biasanya digunakan untuk pakaian militer maupun untuk keperluan pekerjaan di alam.

9. Cordura EcoMade Fabric. Cordura ini dibuat dari bahan-bahan daur ulang namun tetap memiliki kekuatan serta daya tahan cordura dengan karakteristik yang ringan dan juga tahan lama.

10. Cordura NaturalleTM Fabric. Cordura NaturalleTM Fabric memiliki karakteristik kuat, memiliki tampilan yang matte, dan biasanya digunakan sebagai bahan untuk tas dan pakaian outdoor (panjat tebing, bersepeda, dan lain-lain).

Variasi Jenis Bahan Polyester

Bahan polyester terbagi menjadi tiga tipe. Ada Polyethylene Terephthalate (PET) yang biasa digunakan untuk pembuatan pakaian jadi, ada Poly1,4-cyclohexylene dimethylene terephthalate (PCDT) yang bersifat lebih elastis dibanding PET dan dipakai untuk cover furnitur, serta benang sintetis yang memiliki tampilan mirip dengan kain natural.

Selain ketiga bahan polyester utama di atas, beberapa jenis bahan polyester juga dicampur dengan bahan-bahan alam lain (seperti sutra, katun, maupun bahan lainnya) dan terbagi menjadi beberapa jenis. Jenis-jenis bahan polyester tersebut antara lain:

1. Polyester Woven. Woven merupakan rajutan polyester yang biasa digunakan untuk label pakaian atau tas.

2. Polyester PE. PE terdiri dari 100% polyester tanpa campuran, biasanya digunakan untuk pakaian yang diproduksi secara massal/fast-fashion. Biaya produksi menggunakan PE lebih terjangkau dibandingkan bahan katun.

3. Polyester Lacoste CVC Pique. Meskipun namanya terkesan rumit, bahan ini merupakan campuran antara polyester dan katun, dengan kombinasi karakteristik katun dan polyester. Polyester jenis ini memiliki daya serap keringat yang baik layaknya katun dan juga tahan lama karena merupakan campuran polyester.

4. Polyester Lacoste PE Pique. Bahan ini merupakan bahan yang dibuat dari 100% polyester dan sering digunakan untuk membuat baju berkerah atau baju polo.

Berdasarkan keterangan jenis di atas, bisa disimpulkan bahwa untuk pemakaian sehari-hari seperti aktivitas biasa maupun olahraga, polyester lebih unggul karena jenis bahan tertentu mampu menyerap keringat dengan baik. Namun, untuk keperluan di cuaca ekstrim seperti di luar ruangan, kegiatan olahraga ekstrim, maupun menghadapi segala cuaca serta kain yang tahan lama, cordura lebih unggul.

Keunggulan dan Kekurangan Cordura vs Polyester

Setelah membahas tipe dan jenis masing-masing bahan, sekarang mari kita bahas keunggulan dan kekurangan masing-masing bahan.

Keunggulan dan Kekurangan Cordura

Keunggulan bahan cordura di antaranya adalah:

  • Memiliki banyak variasi dan warna yang cerah
  • Tahan sobek dan tahan abrasi.
  • Tahan lama hingga bertahun-tahun.
  • Cocok dipakai di segala cuaca dan untuk penggunaan militer maupun olahraga ekstrim.
  • Ringan dan anti air.

Adapun kekurangan bahan cordura yaitu:

  • Bahan cordura bersifat panas.
  • Terkesan kasual dan biasa, tidak cocok untuk dikenakan pada pesta maupun acara formal.
  • Bertekstur kasar dan kurang nyaman jika digunakan sebagai pakaian tanpa furing.

Keunggulan dan Kekurangan Polyester

Keunggulan bahan polyester antara lain:

  • Lebih tahan terhadap noda.
  • Sangat ringan, cocok sebagai pakaian olahraga.
  • Tidak mudah menyusut.
  • Harga terjangkau.
  • Serbaguna.
  • Bisa didaur ulang.
  • Perawatan cukup mudah dan tidak perlu sering disetrika.
  • Kuat dan lentur.
  • Bisa di-emboss maupun disablon.

Polyester juga memiliki kekurangan, di antaranya adalah:

  • Tidak memiliki sirkulasi udara yang baik (panas).
  • Mudah terbakar.
  • Sensitif terhadap suhu.
  • Kasar dan kurang nyaman bagi kulit sensitif.
  • Dapat menimbulkan iritasi.

Namun, kekurangan-kekurangan ini tidak terlalu berarti jika Anda ingin menjadikan polyester sebagai bahan untuk pembuatan tas, bukan pakaian. Harganya yang terjangkau juga membuat polyester bisa dijadikan solusi jika Anda ingin membuat tas dalam jumlah banyak sebagai usaha Anda.

Harga Cordura vs Polyester

Harga cordura dimulai dari kisaran Rp 16 ribuan dan harga polyester Rp 11 ribuan. Harga kedua jenis kain ini cukup terjangkau. Untuk memilih mana kain yang lebih baik, pilihlah kain yang sesuai dengan kebutuhan dan pertimbangkan juga kebutuhan jahit atau kebutuhan sablon.

Jadi, mana kain pilihan Anda? Untuk Anda yang ingin memproduksi tas dengan kualitas terbaik dan terpercaya, Anda bisa custom tas dari pabrik tas Bandung.